Provinsi Jabar Tidak Masuk Daftar 10 Provinsi Dengan Kualitas Hidup Terbaik di Indonesia, Ini Penjelasan KDM
PEDOMANINDONESIA - Dedi Mulyadi memberikan tanggapan terkait kabar yang menyebutkan bahwa Provinsi Jawa Barat tidak masuk dalam daftar 10 provinsi dengan kualitas hidup terbaik di Indonesia.
Tanggapan tersebut disampaikannya di sela-sela aktivitasnya memanen padi di sawah pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Dalam keterangannya, Dedi mengakui bahwa secara Indeks Pembangunan Manusia (IPM)—yang mengukur kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli—Jawa Barat memang belum berhasil menembus 10 besar nasional selama berpuluh-puluh tahun.
Meski demikian, ia membeberkan fakta lain berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025. Menurut Dedi, angka kenaikan atau pertumbuhan IPM Jawa Barat justru menduduki peringkat pertama secara nasional dengan lonjakan hampir mencapai satu persen.
Dedi menjelaskan, alasan Jawa Barat belum bisa langsung melompat ke posisi 10 besar sangat dipengaruhi oleh faktor demografi. Dengan total penduduk yang hampir mencapai 55 juta jiwa, pemerataan kualitas hidup memerlukan waktu yang tidak sebentar.
"Kita perlu waktu untuk cepat-cepat masuk 10 besar. Semoga dengan pembangunan yang terus dilaksanakan bisa tembus. Karena penduduknya juga banyak, hampir 55 juta jiwa. Perlu tenaga ekstra dan kerja keras kita semua," ujar Dedi. (*).
Sumber: Instagram @dedimulyadi72